Kades se-Kabupaten Mojokerto Studi Tiru Desa Wisata ke Bali

Ketua PKD: BUMDes Motor PAD Desa

Avatar photo
Desa Wisata
STUDI TIRU: Kades se-Kabupaten Mojokerto di Bali, Jumat (17/7/2026). (MS/IST)

Metro9berita.co.id — Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto melaksanakan studi tiru ke sejumlah desa wisata di Bali, 15-18 Juli 2026. Ini bagian dari upaya memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam mengembangkan badan usaha milik desa (BUMDes).

Ketua PKD Miftahudin mengatakan, bahwa studi tiru ini bukan sekadar kunjungan, melainkan langkah nyata untuk menggali inovasi dan strategi pengelolaan potensi desa yang telah terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin setiap desa di Kabupaten Mojokerto memiliki BUMDes yang kuat dan profesional. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pendapatan asli desa (PAD) melalui pengelolaan potensi lokal sesuai karakteristik desa masing-masing, baik di sektor wisata, pertanian, perdagangan, maupun jasa,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Example 300x600

Menurutnya, Bali menjadi salah satu daerah yang berhasil mengelola desa wisata secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan BUMDes sebagai penggerak utama ekonomi desa.

READ  Diwarnai Cedera Serius, Festival Karate Jaya Murti Tuai Sorotan

Pengalaman tersebut diharapkan dapat diadaptasi sesuai kondisi dan potensi desa-desa di Kabupaten Mojokerto.

Studi tiru dan pengelolaan desa wisata melalui BUMDes telah banyak dijadikan contoh untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan pendapatan desa di berbagai daerah.

Dia menegaskan, bahwa hasil studi tiru akan menjadi bahan evaluasi sekaligus inspirasi bagi setiap kepala desa untuk menghadirkan program-program inovatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.

“Harapan kami, sepulang dari Bali, tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga membawa semangat perubahan. Setiap desa harus mampu menggali potensi yang dimiliki agar BUMDes menjadi penggerak ekonomi desa dan memberikan kontribusi nyata terhadap PAD Desa serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

READ  SKH Palsu, 25 Sapi Bali Lolos ke Jawa: Dugaan Tumbal

Melalui kegiatan ini, pihaknya optimistis sinergi antar kepala desa akan semakin kuat dalam mewujudkan desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing melalui pengelolaan BUMDes yang profesional dan berkelanjutan. (Yik)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page