Pemkab Mojokerto Support Alat Kerja KPM, PKH dan Disabilitas

Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat

Pemkab Mojokerto
BANSOS: Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa bersama penerima manfaat alat kerja usaha dari pemkab, Senin (13/7/2026) pagi di aula Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Jalan RA Basuni, Sooko. (MS/KMF)

MOJOKERTO (MS) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan berupa peralatan kerja bagi KPM, PKH dan penyandang disabilitas, Senin (13/7/2026) pagi di aula Dinsos, Jalan RA Basuni, Sooko. Serah terima bantuan dilakukan di tengah acara pelatihan usaha sebagai bekal para penerima manfaat.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa secara simbolis menyerahkan langsung bantuan Pemkab kepada kelompok penerima manfaat tersebut. Dalam sambutannya, Gus Bupati, sapaan akrab Bupati Mojokerto, mengaku bahagia, karena pada kesempatan ini dapat hadir melihat langsung kegiatan pelatihan dan penyerahan peralatan kerja bagi keluarga penerima manfaat program keluarga harapan PKH dan penyandang disabilitas, serta penyerahan kursi roda bagi penyandang disabilitas.

“Semoga semua saja yang hadir pada kesempatan yang berbahagia ini selalu saja diberikan keberkahan hidup oleh Allah SWT,” ucapnya.

Example 300x600

Ia menjelaskan, PKH program keluarga harapan ini merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada keluarga yang kurang mampu dan rentan. Mereka yang telah terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, Desil 1 yang diurutkan mulai dari desil 1 sampai desil 4.

READ  Siswa SMPN 1 Mojoanyar Mojokerto Ikuti Outing Class

“Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui bantuan sosial yang terarah dan tepat sasaran dalam yang berkelanjutan. Maka harapannya adalah untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan kemandirian para penerima manfaat, sehingga pada waktunya mampu berdaya secara ekonomi, serta siap melakukan graduasi (peningkatan ekonomi, red), dari program keluarga harapan,” jelasnya.

Salah satunya, sambung Gus Barraa, melalui pelatihan keterampilan tata boga yang juga kemudian dibarengi dengan pemberian peralatan usaha. “Harapannya panjenengan diberikan ilmu, keterampilan, sekaligus modal peralatan ini bukan untuk disimpan, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk membuka usaha atau mengembangkan usaha yang sudah ada,” tuturnya.

READ  Sinergi Polda Bali dan Elemen Masyarakat Sanur

Sementara itu, Kepala Dinsos, Tri Rahardjo Murdianto, di kesempatan yang sama, menjelaskan tujuan kegiatan untuk membantu memberdayakan kelompok tertentu. “Tentunya untuk menangani kemiskinan di Kabupaten Mojokerto, salah satunya adalah melalui pemberdayaan masyarakat kepada penerima program keluarga harapan dan juga kelompok rentan lainnya,” terangnya.

Selanjutnya, masih Tri, yang kedua untuk memenuhi kebutuhan dasar utamanya kepada para penyandang disabilitas. “Untuk penerima manfaat program keluarga harapan, dapat bantuan peralatan kerja berasal dari Kecamatan Puri, Sooko, Gedek dan Trawas sebanyak 19 orang KPM. Bantuan peralatan tata boga bagi penyandang disabilitas sebanyak 10 orang, dan penerima bantuan kursi roda sebanyak 38 orang/penerima manfaat,” bebernya.

Sementara jenis-jenis bantuan, satu penerima manfaat menerima satu paket peralatan usaha untuk menjual pentol, gorengan, tata boga disabilitas, kue kering, berupa satu set kompor gas, tabung, oven, panci, dandang hingga spatula, sesuai keperluan masing-masing.

READ  Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

“Sasaran di sini KPM masuk desil 1-4, dengan harapan, para penerima bantuan ini bisa naik secara ekonomi, karena berharap penerima bantuan bisa memanage dengan baik, kalau ada sisa bantuan PKH, bisa untuk modal usaha,” ungkapnya.

Ia menegaskan, bahwa Pak Bupati dan Pemkab Mojokerto sudah support barang (alat usaha), dan sudah dilatih oleh ketua TP PKK, harapannya para penerima ini tinggal modal usaha. “Kalau pentol laris, ekonomi pasti meningkat, sehingga desilnya juga naik. Ke depannya sudah siap tidak lagi menerima bantuan, dan akan diberikan kesempatan kepada lainnya,” tandasnya. (adv/cin)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page