SURABAYA, Metro9Berita.co.id – Kamis (5/3/2026) dinihari 02.00 WIB pesepakbola muda asal Surabaya Kahfi deRossi bertolak dari Bandara Internasional Don Mueang Bangkok menuju Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. Menjadi perjalanan pertamanya sendirian dari luar negeri pulang ke Tanah air menyisahkan kisah menegangkan, perasaan haru dan kebahagiaan.
Ketegangan mulai dari meninggalkan apartemen tempat Kahfi deRossi tinggal selama masa trial di Minbury City Thailand. Lokasinya berada di perkampungan Melayu dengan mayoritas muslim dekat stadion utama Rajamangala Bangkok.
Berbekal sejumlah koin ฿ 1 (baht) pemilik nama lengkap Muhammad Kahfirossi Satria Hantaliandy ini harus menumpang bus oper dua kali menuju Bandara Don Mueang. Setiap bus membutuhkan ฿ 8-8,5. Tingkat kesulitannya selain kendala bahasa juga huruf ‘kanji’.
Sehingga harus mengingat-ingat masa percobaan pekan lalu saat mengantarkan ke bandara Romanus Seran Bria selaku pelatih pendamping selama trial. Pasalnya kala itu saat kembali ke apartemen sempat salah naik bus. “Pokoknya HP harus nyala saja, supaya terus bisa dikontrol,” kata Romanus waktu itu.
Kembali ke tujuan bandara, di mana boarding pass jam 23.00 WIB. Makanya pukul 18.00, pemain produk kompetisi Liga Persebaya ini sudah dipandu menuju bandara, sendirian. “Selain menjalani tes sepak bola, juga dilatih mandiri. Supaya nanti bisa berangkat sendiri ke Thailand,” ujar Romanus.
Pemain yang mendapatkan undangan trial setelah membawa klub Semut Hitam hingga final Liga 4 Piala Wali Kota Surabaya 2025 itu, hampir membuat jantung copot. Betapa tidak, saat waktu menunjukkan pukul 22.30, HP-nya hanya berdering saat dihubungi.
Kepanikan terjadi hingga 1,5 jam lamanya. Baik Romanus maupun orang tuanya tidak kunjung terhubung. Pikirannya sama, apakah ketiduran di bandara? Takutnya ketinggalan pesawat.
Pelacakan awal dengan melihat aplikasi tiket online. Dari sini terpantau deRossi sudah masuk ke imigrasi, artinya telah melewati tahapan check in. Hal ini diperkuat keterangan orang suruhan yang bertugas mengawasi dari kejauhan perjalanan eks Kapten Bajul Ijo U-17 ini sejak keluar apartemen.
Menurut Romanus, sebetulnya Kahfi deRossi dalam pengawasan. Meski terlihat sendirian, namun sebenarnya, mulai dari apartemen sudah disiapkan langkah antisipasi. Lewat orang suruhan untuk terus memberikan update.
Setelah mencoba terus menghubungi, sang pemain baru tersambung satu jam sebelum penerbangan. Kahfi deRossi mengaku kalau HP-nya sedang di-charge. Syukur alhamdulillah akhirnya bernapas lega.
Ketakutan berubah menjadi kebahagiaan, sebab ternyata alumni mahasiswa semester dua ilmu keolahragaan ini berkenalan dan asyik ngobrol dengan sekelompok orang yang mengaku baru saja mengikuti pameran batik di Bangkok.
Pembicaraan panjang lebar sesama orang Indonesia pun mencair. Saling berkenalan dan menceritakan kegiatan masing-masing. Mulai cerita di KBRI ada lapangan sepak bola hingga cerita kegiatan dan komunitas pendukung timnas di Thailand.
Selanjutnya mereka meminta Kahfi deRossi saat nanti balik ke Thailand untuk melapor ke KBRI. Karena nantinya bakal kumpul orang-orang Indonesia yang ada di Bangkok. Selain itu juga undangan kegiatan.
“Kebanyakan di sini (KBRI) pecinta sepak bola. Makanya dibangun lapangan. Dan kalau ada pemain Indonesia seperti Arhan maupun Asnawi main selalu kita dukung,” terang Arik pengusaha batik mewakili rekan-rekannya.
Karenanya dia juga berjanji akan mengenalkan deRossi ke orang-orang KBRI nantinya. “Mengawal pemain timnas,” tulisnya di pesan Whatsapp saat pamer foto bareng pemain ini.
Tak hanya itu, Kahfi deRossi menambahkan, kalau dia ditraktir mulai dari bandara Bangkok hingga tumpangan ke bus tujuan Surabaya begitu sampai di Bandara Soetta. Sang pemain tiba di Surabaya sekitar pukul 00.30 dinihari WIB, Jumat (6/3) setelah menempuh jalur darat 12 jam-an.
“Pas berangkat saya berdoa supaya diberikan kelancaran. Alhamdulillah tidak menyangka kalau dapat kenalan dan traktiran juga ilmu pengalaman dari bapak Arik dan lainnya. Terima kasih,” terang singkat brand ambassador SSB PSG Unika ini. (Harun)














