SURABAYA (MS) – Sekolah Sepak Bola (SSB) PSG Soccer School (PSG Unika,red) resmi kembali memulai latihan perdana ekstra futsal di Gununganyar, Surabaya, Minggu sore (21/6/2026). Sementara launching futsal telah bersamaan turnamen U10 dan U12 tahun 2025 lalu di tempat yang sama.
Pada latihan awal ini, tidak banyak pemain yang ikut sekolah ekstra futsal SSB PSG Soccer School, yakni kurang dari 10. Pasalnya, sebagian besar mengikuti latihan sepak bola konvensional pada sesi sebelumnya, hari Sabtu kemarin.
Bertindak memimpin langsung latihan adalah coach Romadhon dibantu kak Kahfi deRossi. Di mana, di masa lalu, di rutinitas turnamen futsal Piala Wali Kota, acap kali meraih prestasi. Sedang deRossi tercatat pemain amatir Divisi Utama Liga Futsal AFK Surabaya, musim kemarin.
Tampak anak-anak yang hadir, antusias, karena di sekolah, juga adanya ekskul futsal dan beragam lomba. Sehingga tidak butuh banyak adaptasi menerima materi.
“Set play bermain anak-anak sudah paham, mungkin sudah dapat materi saat ekstra di sekolah masing-masing,” jelas Kahfi deRossi.
Menurut Harun, selaku pengurus harian SSB PSG, menyebutkan bahwa futsal, juga bagian variasi latihan sepak bola. Karena mendorong anak-anak dalam permainan pendek-pendek, dan cepat mengambil keputusan, serta pergerakan dinamis.
“Apalagi, kami juga anggota dan berkompetisi di liga pada Asosiasi Futsal Kota Surabaya (AFK), dan berada di divisi utama. Sehingga regenerasi penting, selain sewaktu-waktu ada agenda turnamen futsal kelompok usia,” terangnya.
Selain itu, juga memfasilitasi, atau mengupgrade anak-anak supaya terbantu saat main futsal di sekolah. Harapannya lebih meningkat. “Sementara futsal tiap dua pekan sekali, sekaligus merespon usulan orang tua siswa yang anak-anaknya minat futsal saja,” ungkap Harun.
Untuk agenda terdekat, rencananya ada lomba futsal Agustusan, yang digelar rutin panitia futsal Unika Gebang. “Kapannya, yang penting kita siap-siap saja, nanti juga ada agenda lain, utamanya kalau dari AFK menggelar turnamen kelompok usia,” timpalnya.
Diketahui, Kota Surabaya belakangan, futsalnya maju pesat, menjadi juara bertahan Porprov Jatim saat di Malang 2025 lalu. Sehingga bagi the Lava Pijar, julukan SSB PSG, turut mendukung regenerasi atlet futsal. “Kalau pemain itu bisa passing jauh, sebaiknya tetap main bola. Tapi kalau nggak bisa, ya main futsal, namun tambah fisiknya di lapangan besar, jadi saling terisi dan berkaitan,” pungkasnya. (*)
























