Metro9Berita.co.id – Resmi dilantik periode kedua sebagai Ketua Umum Persatuan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kota Surabaya, Jumat pekan (30/1/2026) kemarin di gedung Srijaya, Chusnur Ismiati menegaskan, kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan berbagai pihak.
Dikatakannya, bahwa fokus utama kepengurusan kali ini mencakup peningkatan kualitas kompetisi lokal, serta perluasan jejaring pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.
Dukungan juga mengalir dari Pengurus Provinsi Perbasasi Jawa Timur yang berharap Surabaya terus menjadi barometer prestasi di tingkat regional.
Melalui pelantikan ini, seluruh program kerja diharapkan segera berjalan optimal demi mempersiapkan atlet-atlet unggulan yang siap bersaing dan mengharumkan nama Surabaya di kancah nasional.
Iis sapaan akrabnya, menambahkan bahwa Perbasasi bersama KONI Kota Surabaya sepakat, untuk melakukan pembibitan atlet di sekolah sekolah.
“Saya pribadi, berterima kasih masih diberikan kepercayaan untuk satu periode ke depan memimpin Perbasasi untuk secara kolektif kolegial bersama ketua baseball softball, serta baseball five dan ketua klub, bertaut tangan dan hati untuk Perbasasi lebih baik,” jelasnya, Senin (2/2) kepada media ini.
Momentum pengukuhan pengurus, menjadi langkah awal organisasi dalam menyusun kekuatan baru, demi memajukan cabang olahraga baseball dan softball di Kota Pahlawan.
Acara dimulai dengan pengucapan janji prasetya oleh seluruh pengurus, dilanjutkan dengan penyerahan pataka organisasi sebagai simbol estafet kepemimpinan. Selanjutnya penandatanganan berita acara pelantikan secara resmi menandai sahnya kepengurusan tersebut untuk menjalankan roda organisasi selama periode mendatang.
Dalam kesempatan itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya, Arderio Hukom, yang hadir menekankan pentingnya peran strategis Perbasasi dalam mendukung ambisi besar Surabaya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027.
“Perbasasi diharapkan menjadi kontributor utama dalam upaya mencapai target 250 medali emas yang dicanangkan pemerintah kota. Hal ini menuntut adanya pembinaan atlet yang lebih intensif, serta tata kelola organisasi yang jauh lebih solid dari sebelumnya,” tandasnya. (har)




















