Metro9Berita.co.id – Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil turut mengapresiasi jalannya launching serentak nasional atas sukses stasiun televisi TVRI memenangkan ofsial media Piala Dunia. Hal ini, dia sampaikan sesaat setelah acara Kick Off Bola Gembira FIFA World Cup 2026 di depan Hotel Majapahit, Surabaya, Minggu pagi (1/2).
“Saya mengapresiasi, punya ekspektasi yang besar dari kegiatan ini. Dan turut bangga terhadap TVRI yang telah memenangkan, menjadi satu-satunya media televisi, yang mempunyai hak siar untuk menayangkan gelaran akbar Piala Dunia 2026,” katanya.
Ia menambahkan, bahwa hal ini mestinya akan berdampak pada semangat berolahraga. Kemudian peningkatan ekonomi di masing-masing wilayah.
Diketahui, TVRI resmi mengumumkan sebagai saluran resmi Piala Dunia 2026 lewat kegiatan yang berlangsung di tengah-tengan acara car free day (CFD) Jalan Tunjungan.
Dalam kesempatan itu, Kadispora Jatim, M Hadi Wawan Guntoro mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa membuka langsung acara launching. Seperti tradisi ibu gubernur, kegiatan diawali dengan memberikan santunan anak yatim dan duafa.
Hadi menyampaikan, kalau ibu Khofifah menyambut baik dan bangga TVRI bisa menghadirkan hiburan rakyat, berupa siaran akbar Piala Dunia 2026 di kawasan Amerika Utara, yakni Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Ini pertama kalinya Piala Dunia berlangsung di tiga negara
“Nantinya dengan adanya siaran Piala Dunia, tentunya ada nonton bareng (nobar,red). Sehingga ekonomi khususnya di Jawa Timur bisa tumbuh menambah kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selain itu, juga bisa menginspirasi anak-anak Indonesia, bisa berprestasi di kancah internasional. “Ibu menyampaikan salam hormat, salam sehat, membawa Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara, bisa terus berkembang, dan sejahtera,” pesan Hadi.
Ia menambahkan, Kick Off Bola Gembira menjadi momentum penting untuk menumbuhkan mimpi dan semangat generasi muda melalui sepak bola.
Sementara Kepala TVRI Jawa Timur, Syalom Salombe, menjelaskan bahwa siaran TVRI menjangkau seluruh pelosok negeri. Hal ini sangat menguntungkan dari sisi ekonomi kerakyatan. Makanya pihaknya akan berupaya untuk menghapus blank spot khususnya di Jawa Timur. Supaya seluruh masyarakat dapat merasakan tayangan Piala Dunia.
Dari hasil pantauan, tampak hadir forkopimda, kepala PD, seperti Kadipendik Jatim, Aries Agung Paewai. Serta lintas instansi dan lintas generasi, termasuk ribuan warga Surabaya dan Jawa Timur, baik yang khusus hadir maupun yang menikmati kegiatan CFD masing-masing.
Tokoh olahraga juga tampak hadir, selain M Nabil, juga kelihatan Plt Ketua beserta pengurus Asprov PSSI Jatim, dan Raja Siahaan, selaku calon tunggal Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Timur.
Tak kalah dengan seremonial di Jakarta, denyut Bola Gembira juga terasa kuat di Kota Pahlawan dengan kehadiran sejumlah legenda sepak bola nasional. Mereka adalah Yusuf Ekodono, Totok Risantono, Seger Sutrisno, dan Anang Ma’ruf.
Hadir juga pembina olahraga dan pengusaha Tatag Triwibowo selaku Direktur Auto Unika. Pihaknya turut memboyong anak-anak SSB dan futsal binaan Unika untuk menampilkan skill juggling bareng legenda sepak bola tersebut.
Menurut Syalom, kolaborasi lintas kota ini, menegaskan komitmen TVRI menghadirkan semangat Piala Dunia secara merata ke seluruh penjuru negeri. Bahwa Kick-Off Bola Gembira bukan hanya perayaan olahraga, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan hiburan publik yang inklusif, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Ketika masyarakat berkumpul, ekonomi lokal ikut bergerak dan kesejahteraan tumbuh bersama,” katanya.
Ia menambahkan, siaran Piala Dunia 2026 akan ditayangkan melalui TVRI Kanal Nasional dan TVRI Sport, agar dapat dinikmati masyarakat secara merata di seluruh Indonesia.
Selain di Jakarta dan Surabaya, Kick-Off Bola Gembira TVRI, juga digelar serentak di sejumlah kota lain, dan disiarkan melalui jaringan TVRI di seluruh provinsi. Sehingga kegiatan ini, sekaligus mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai perhelatan Kick-Off Piala Dunia serentak di berbagai daerah.
“Selamat menikmati kegembiraan Piala Dunia di kanal TVRI,” pungkas Syalom. (har)



















