Farentino Kevin Tambah Panjang Stok Talenta Muda Persebaya

Andil Juara Piala Soeratin U17

Metro9 Ikon Logo
Farentino Kevin
Momentum terbaik Farentino Kevin pada Piala Soeratin U17 Jawa Timur dan nasional tahun 2025 lalu. (MS/Ist)

SURABAYA, Metro9Berita.co.id – Kota Surabaya seolah tak pernah kehabisan stok talenta sepak bola muda. Kali ini Farentino Kevin berhasil mencuri perhatian berkat penampilan konsisten saat menyisir sisi kiri dan kanan pertahanan tim lawan. Kevin Pacul, biasa disapa, ikut andil membawa Persebaya juara Piala Soeratin U17 regional Jawa Timur musim 2025 lalu di Lanud Abdurrahman Saleh, Kabupaten Malang.

Dan meskipun langkah Persebaya U17 terhenti di perempat final Soeratin zona nasional, namun tidak mengurangi potensi Farentino Kevin. Makanya di musim ini, kembali mendapatkan kepercayaan di tahun kedua dan terakhir Piala Soeratin U17 musim 2026.

Bedanya, putra bungsu dari dua bersaudara anak pasangan Petrus Riyadi dan Rismalawati Hasugian ini berada pada tahun usianya, yakni 17 tahun. “Kalau tahun kemarin, Kevin masih umur 16,” terang Petrus, Rabu pagi (13/5) kepada awak media.

Example 300x600

Petrus berharap bersama Persebaya musim ini, anaknya bisa prestasi lebih baik dari tahun lalu. “Semoga bisa juara. Karena persiapan cukup lama, tujuh bulan awal. Kalau biasanya tiga bulan menjelang kompetisi, baru seleksi,” tuturnya.

READ  Halalbihalal Sederhana ASN Kota Surabaya di Halaman Balaikota

Sejumlah ujicoba juga sudah digelar baik melawan tim senior internal Persebaya maupun klub amatir Liga 4, Banteng FC. Utamanya saat melawan Semut Hitam, Kevin Pacul dari sisi kanan berhasil muncul, dan mencetak gol cantik.

Cukup cerdik prosesnya, karena idealnya bola di-crossing, tapi oleh Kevin Pacul ditembakkan ke sudut kanan, begitu melihat kiper Semut Hitam bergerak ke tengah. Sehingga muncul ruang tembak.

Perlahan namun pasti, Pelatih Persebaya U17, Coach Yongki Kastanya, semakin memberikan kepercayaan pemain yang biasa beroperasi di nomor 7 dan 11 ini. Sebagai legenda Persebaya, Yongki paham betul bagaimana skema tepat untuk anak asuhnya, terlebih Kevin Pacul yang memiliki kecepatan di sayap.

READ  Tak Salahi Aturan, Panita Tegaskan Kejurprov FORKI Jatim Legal

Kevin sendiri mulai mengenal dan cinta sepak bola sejak umur 9 tahun, kemudian masuk SSB HBS di Ngelom, Sidoarjo. Seiring waktu, tahun 2022, dia terjaring memperkuat EPA Persebaya U14 di bawah arahan Coach Ridwan Anwar. Tapi karena satu hal, tidak berlanjut di EPA U16. Hingga selanjutnya konsentrasi bermain di Liga Persebaya U16.

Tetapi dari sinilah dia kembali masuk skuad Persebaya untuk Piala Soeratin U17. “Waktu itu, teman-temannya banyak kelahiran 2008, sedangkan anak saya 2009. Dan Soeratin kali ini adalah tahunnya,” sambung Petrus.

Pada final Jawa Timur Soeratin U17 tahun lalu, Persebaya Surabaya mengalahkan wakil Mojokerto, Gen B. Dan langkahnya terhenti di babak 8 besar nasional, kalah tipis 0-1 dari Persija di Solo. Saat pertandingan Kevin menjadi pemain yang dimatikan pergerakannya oleh 2-3 pemain Macan Kemayoran. “Tuhan belum mengizinkan lanjut juara. Semoga tahun ini lebih baik,” sergah Petrus.

READ  Manajer Banteng Jatim U17 Setuju Konsep Dasar Naturalisasi

Kendati demikian, warga Siwalankerto Selatan itu, tetap mengaku bangga. Pasalnya siswa kelas X-4 SMA Negeri 10 Surabaya kelahiran Maret ini bisa memperkuat Persebaya sampai sekarang.

“Harapan orang tua terus belajar dan belajar di Persebaya untuk bermain bola yang baik. Bisa jadi kebanggaan sekolah juga dan utamanya warga Surabaya,” timpal Petrus.

Menjawab pertanyaan dari mana bakat anaknya turun, Petrus membeberkan kalau hal itu dari dirinya. “Ayahnya dulu alumni Sasana Bhakti (Sakti),” tutupnya sambil tertawa. (Ads/Harun)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page