SURABAYA, Metro9berita.co.id – Dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengapresiasi pengalaman mahasiswa yang menjalani magang jurnalistik pada Jumat (25/9/2026) pagi di press room Metro9, Jalan Ketintang Wiyata, Surabaya. Pengalaman terjun langsung ke lapangan tersebut dinilai memberikan bekal praktik yang berbeda dibandingkan pembelajaran yang diperoleh di kampus.
Hal tersebut disampaikan Ridho saat berdiskusi bersama Pimpinan Redaksi Metro9 Harun Effendy dan mahasiswa magang saat melakukan supervisi lapangan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga berkesempatan berhadapan langsung dengan berbagai situasi di lapangan, termasuk melakukan peliputan dan berkomunikasi dengan narasumber.

“Secara umum berterima kasih ini Adik-Adik sudah diberikan bekal yang luar biasa. Ini bekal langsung, istilahnya bekal praktik,” ujar Ridho.
Ia menilai pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja. Menurutnya, mahasiswa yang terjun langsung dalam kegiatan jurnalistik memiliki kesempatan untuk membangun pengalaman dan relasi di luar lingkungan kampus.
Sementara itu, mahasiswa magang Hanum mengaku awalnya tidak berencana menjalani magang di media. Namun, setelah bergabung di Metro9, ia bersama teman-temannya mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan jurnalistik di lapangan.

Ia menyebut mahasiswa berkesempatan bertemu dan melakukan wawancara dengan sejumlah narasumber, termasuk pejabat pemerintahan. Selain itu, mahasiswa juga menjalani tahapan pembelajaran sebelum diterjunkan untuk melakukan peliputan.
“Kalau kami ada tahap-tahapnya, bertemu gini (rapat redaksi) terus belajar dulu, baru langsung turun lapangan,” kata Hanum.
Pengalaman serupa disampaikan Febri. Ia mengaku sebelumnya merupakan pribadi yang pemalu dan kurang berani berbicara dengan orang lain. Namun, kegiatan magang membuatnya belajar berkomunikasi, bertanya, serta mencari informasi untuk kebutuhan berita.

Mahasiswa lainnya, Radita, mengatakan pengalaman magang membuatnya memahami bahwa penulisan berita membutuhkan proses dan tidak sekadar menulis kemudian menerbitkannya. Sementara Iid mengaku pengalaman di Metro9 menjadi kesempatan untuk memperdalam kembali jurnalistik yang sebelumnya pernah ia pelajari saat SMA.
Sedangkan, Pemred Metro9 Harun menambahkan, kegiatan magang tersebut menjadi bagian dari proses pendalaman kemampuan mahasiswa sebelum betul-betul terjun ke dunia jurnalistik. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan karier setelah menyelesaikan pendidikan perkuliahan.
Selain itu, Harun juga berterima kasih kepada pembina media siber Metro9 yang turut men-support tempat pertemuan/rapat redaksi untuk kelancaran kuliah magang mahasiswa Unesa di Ketintang Wiyata. “Terima kasih kepada Ibu Pembina, sehingga kegiatan magang Adik-Adik lancar dan sukses mulai awal hingga akhir,” tandasnya. (tim/hanum)























