Pelatih Persipur Purwodadi Deny Rumba Gelar Seleksi di Sidoarjo

Target Lolos Liga 3 Jawa Tengah

Persipur Purwodadi
Seleksi pemain Persipur Purwodadi di lapangan Desa Dukuh Tengah, Buduran, Sidoarjo, Rabu (26/8/2026) sore. (MS/HARUN)

Metro9Berita.co.id – Resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala, Deny Rumba, langsung menggeber seleksi pemain Persipur Purwodadi, Rabu (26/8/2026) sore di lapangan Desa Dukuh Tengah, Buduran, Sidoarjo. Sebanyak 70 pemain antusias mengikuti seleksi kesebelasan asal Grobogan, Jawa Tengah ini.

Eks pelatih PSMP Mojokerto tersebut, begitu dapat kepastian menjadi pelatih Persipur Purwodadi, dia langsung tancap gas menyeleksi bakat-bakat di Jawa Timur. Menurutnya, daerah ini menyimpan banyak talenta luar biasa.

“Banyak dan bagus-bagus. Makanya di hari pertama saya ditunjuk menjadi pelatih, saya menggelar scouting di Sidoarjo ini, untuk menjaring siapa tahu ada pemain-pemain dari Jawa Timur yang bisa saya bawa ke Purwodadi nanti,” katanya usai seleksi.

Example 300x600

Bahkan sehari sebelumnya, Denny Rumba sengaja menonton final Soekarno Cup di stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, antara Banteng Jabar versus Bali. “Hari ini menggelar scouting dan sudah mengantongi beberapa nama pemain. Kemungkinan akan saya panggil seleksi tahap berikutnya di Purwodadi,” timpalnya.

Sementara seleksi di Purwodadi kemungkinan, lanjut Coach DR, biasa disapa, di tanggal 14-21 September. “Manajemen memasang target lolos liga 3, jadi kita persiapan sedini mungkin agar meraih hasil maksimal, juga mendapatkan pemain-pemain berkualitas,” ujarnya.

READ  The Front Liner, Benteng Wajah Perusahaan di Garis Depan

Masih Deny, bahwa peta persepakbolaan di Jawa Tengah, untuk jumlah peserta sekitar 25-30 tim, terpaut jauh dari Jawa Timur, yang bisa mencapai dua kali lipatnya.

“Jadi persaingan lebih berat di Jawa Timur menurut saya. Karena terakhir sendiri saya menjadi pelatih PS Mojokerto Putra, kita berjuang lebih keras di Jawa Timur, dan pesertanya lebih kompetitif,” ungkapnya.

Sebagai head coach dengan target lolos liga 3, mengaku senang. “Jadi lebih senang menangani tim yang mempunyai target. Jadi kita bisa ukur kemampuan kita dan persiapkan untuk memenuhi target itu,” tegasnya.

Apalagi dirinya, juga memiliki pengalaman tak terlupakan, kala membawa Persiku Kudus lolos liga 2. “Target menajemen, tantangan buat saya. Dan saya pernah melakukannya waktu di Persiku Kudus. Mudah-mudahan di Purwodadi bisa menular pengalaman Persiku lolos liga 2,” tandasnya.

Sementara itu, asisten pelatih Adi Putra Setiawan, menjelaskan selama seleksi dua hari, bahwa dari 70-an peserta berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Jombang, bahkan Ternate.

“Kisaran usia kelahiran peserta tahun 2008 sampai 2004, berasal dari jauh-jauh. Berarti dia yang benar-benar pengin merantau. Bukan hanya bermain di rumah saja, maksudnya di Jawa Timur saja. Tapi mereka pengin lepas dan mereka pengin mencoba pengalaman baru,” bebernya.

READ  Banteng Jatim U17 Gelar Seleksi di Surabaya Diikuti 700 Pemain

APS, sapaannya, mengaku tidak tahu di mana mereka tinggal. “Tetapi hari ini menunjukkan 17 Agustus itu mempersatukan kita. Ini kan masih suasana 17-an, berarti masih di Indonesia semuanya masih bisa datang ke sini,” terangnya.

Disinggung target lolos liga 3, dia melihat para pemain seleksi sejauh ini, dalam kondisi terbaik. “Semua menampilkan potensi masing-masing, tadi pelatih juga bikin bingung, pemain sesuai skema, beberapa memikat hati Coach DR. Mudah-mudahan banyaknya talenta yang datang ini bisa memperkuat di Jawa Tengah,” tukasnya.

Diketahui, musim 2025/2026 lalu, Persipur Purwodadi berkompetisi di Liga 4 Zona Jawa Tengah. Perjalanan Laskar Petir, julukan Persipur, terhenti di babak penyisihan, dan gagal melaju ke 8 besar, setelah kalah tipis 0-1 dari Persik Kendal di kandang sendiri, Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Rabu, 28 Januari 2026 lalu.

Kala itu, bench pelatih ini diisi oleh Coach Wahyu Teguh. Langkah Persipur terhenti karena kalah agregat dari Persik Kendal.

Kini, menyongsong musim baru, manajemen menunjuk Deny Rumba sebagai pelatih awal Agustus, yang juga memprioritaskan talenta lokal Grobogan. Pasalnya, filosofi tim mengusung semangat juang “Gumreget, Gumregah, Gumregut” untuk memberikan performa terbaik bagi masyarakat Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

READ  Bejat! Oknum Guru Ponpes di Sidoarjo Nodai Santriwati 11 Tahun

Di sisi lain, Samsul Anam, pengelola lapangan Desa Dukuh Tengah mengaku bangga dan senang, untuk pertama kali sejak pembukaan lapangan empat bulan lalu, mendapat kehormatan menjadi tempat seleksi tim amatir liga 4.

“Alhamdulillah persepakbolaan di wilayah Kecamatan Buduran semakin semarak. Ini supaya untuk talenta-talenta muda di wilayah desa dan sekitarnya juga terpantau,” ujar Anam.

Namun karena relatif baru, kondisi lapangan, masih perlu banyak pengerjaan. “Kondisi masih 60 persen, butuh perbaikan rumputnya, perataan lapangan, juga selokan untuk drainase, termasuk pagar pembatas, belakang gawang yang berhadapan koperasi Merah Putih,” jelasnya.

Untuk target penyelesaian, karena merupakan aset BUMDes, Anam mengacu dari keterangan pemerintah desa, yakni pertengahan 2027. “Kalau untuk SSB sudah berjalan sekitar sebulan, siswa masih 20-an yang aktif, kelompok usia 8-12 tahun, dirteknya Coach APS. Dan di sini, juga menjadi kandang PS Duta Pro, anggota internal Askab PSSI Sidoarjo,” pungkas Anam. (Harun)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page