Praktik Judi Tajen di Gianyar Diduga Beroperasi Bebas?

HTM 100K, Polisi Diminta Usut Dugaan 'Atensi'

Logo Metro9 Ikon
Tajen di Gianyar
-Istimewa-

GIANYAR, Metro9berita.co.id – Dugaan praktik perjudian tajen disebut-sebut masih bebas beroperasi di wilayah Kabupaten Gianyar, Bali. Aktivitas tersebut bahkan diklaim sering berpindah-pindah lokasi, sehingga hal ini menimbulkan pertanyaan soal efektivitas pengawasan dan penegakan hukum aparat setempat.

Sorotan pun mengarah kepada Kapolres AKBP James IS Rajagukguk beserta jajaran Polres Gianyar. Pasalnya, kegiatan tajen di Gianyar tersebut diduga mengandung unsur perjudian dan disebut berlangsung terbuka.

Example 300x600

Seorang pemain tajen yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada awak media, Senin (28/9/2026), mengatakan bahwa salah satu pengurus tajen di Gianyar biasa disapa Yantulu.

Menurut sumber tersebut, pengunjung atau pemain yang masuk ke arena dikenakan tiket Rp100 ribu per orang. “Bayangkan kalau ada 100 pemain, sudah Rp10 juta uang yang masuk pengurus tajen,” tanyanya.

READ  Venue Porprov Surabaya 2027 Dicek KONI Jatim

Sumber juga mempertanyakan: apakah ada ‘atensi’ ke oknum aparat penegak hukum (APH). “Berapa besarnya?” cetus sumber tersebut.

Namun, dugaan sumber tersebut perlu dilakukan klarifikasi dan penyelidikan mendalam agar tidak berkembang menjadi tudingan belaka.

Terpisah, tokoh masyarakat Gianyar yang biasa disapa Yan, mengaku tempat tinggalnya tidak jauh dari salah satu arena tajen, turut menyampaikan keresahannya. Menurutnya, aktivitas tajen disebut hampir setiap hari berlangsung, meskipun lokasi pelaksanaannya terkadang berpindah-pindah.

“Tajen buka setiap hari, kadang berpindah-pindah tempat. Buktinya sampai detik ini aman-aman saja,” ujarnya kepada awak media.

READ  Wali Kota Eri Tekankan Manfaat Anggaran Bagi Warga

Dia berharap, arena dugaan praktik perjudian tajen yang beroperasi secara rutin dan terbuka, selayaknya mendapat perhatian serius APH. Pertanyaannya sederhana: apakah aparat tidak mengetahui atau mengetahui tetapi belum bertindak?

Kapolres AKBP James orang nomor satu di jajaran Polres Gianyar diharapkan dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai langkah kepolisian dalam mengawasi serta menindak praktik perjudian di wilayah hukumnya.

Hingga berita ini dirilis, redaksi belum mendapatkan keterangan resmi dari kepolisian. Sebab pernyataan mengenai dugaan adanya ‘atensi’ masih sebatas keterangan narasumber yang masih membutuhkan pembuktian.

READ  Gerombolan Kolektor asal Surabaya Kehilangan Mobil di Bali

Namun pastinya, masyarakat masih terus menunggu langkah konkret dan transparan aparat terkait praktik dugaan perjudian tajen yang telah beredar luas di masyarakat tersebut. (*)

🛡 Disclaimer

Berita ini ditulis berdasarkan Asas Praduga Tak Bersalah. Segala tuduhan belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Maka media ini membuka ruang Hak Jawab bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini. Sesuai ketentuan UU Nomor 40/1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page