Berawal Guyonan Covid, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Jadi Modal

Cerita Eks Kepsek SMK Mutu Gresik

LOGO METRO SEMBILAN (NEW)
BPJS Ketenagakerjaan
MODAL USAHA: Nurus Shifa penerima klaim BPJS ketenagakerjaan melayani pembeli kelo kuning, Selasa (8/9/2026). (MS/IST)

Metro9Berita.co.id – Jelang dan awal bencana Covid dulu, sempat ditawari ikut peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi guru dan pegawai sekolah, tanpa pikir panjang dan sambil guyon, ternyata cukup banyak manfaatnya, demikian disampaikan Imam Syafi’ie mantan kepala SMK 1 Muhammadiyah saat ngobrol di Warung Sembilang tepi Bengawan, Selasa (8/9/2026).

“Saat saya jadi kepala sekolah, saya sempat di tawari untuk ikut sebagai peserta dari BPJS Ketenagakerjaan, saat itu belum ada referensi, petugasnya bilang ada manfaat dan cuma 10 ribu tiap peserta, ya sambil guyon saya daftarkan 61 orang guru dan pegawai sekolah,” terang Imam mengawali kisahnya.

Example 300x600

Lebih lanjut di katakan, seiring perjalanan dan ada staf yang meninggal, dan beberapa bulan oleh guru yang ditunjuk untuk mengurusi BPJS, dan benar dibayarkan klaim meninggal.

READ  Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Emas Murah

Nurus Shifa, janda penerima klaim meninggal sebesar Rp42 juta, setelah menerima klaim lewat rekening tabungan, beberapa hari dibuat untuk membesarkan usaha dan sedekah untuk mantan suami.

“Dulu saya jualan nasi bungkus, dan rata rata setiap hari hanya 20 bungkus, setelah menerima klaim kematian saya buat untuk membeli gazebo, membangun tempat makan di tepi Bengawan, membeli beberapa perlengkapan, juga bersedekah di masjid untuk suami dan keluarga. Saat ini setiap hari minimal masak nasi 10 kilogram, itupun kadang Zuhur sudah habis,” terangnya.

READ  Penambang Gandu Blora Tolak Kirim Minyak ke Pertamina

Menu masakan juga beragam, namun yang paling dikenal oleh para pecinta kuliner adalah kelo kuning sembilang, dan juga beberapa aneka ikan laut.

“Bagi saya sangat bersyukur sekali, dulu suami mungkin dipaksa ikut BPJS yang kurang dari 10 ribu, manfaat yang saya rasakan bisa membesarkan usaha tanpa berhutang, serta bersedekah, terima kasih buat pak Imam yang sudah membuka jalan hidup bagi saya,” tutup Shofa. (Ali)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page