Kejurnas Karate Pemprov Jatim IV 2026, Tim Akatsuki Juara Umum

Bintang Nasional Magnet Peserta Membludak

Kejurnas Karate Pemprov Jatim
JUARA OPEN: Para pemenang Kejurnas Karate Pemprov Jatim IV 2026 bersama Ketua Panitia Ignatius Joshua Kandou. (Dok/Ist)

SURABAYA, Metro9Berita.co.id – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Pemprov Jatim IV 2026 Open memperebutkan Piala Bergilir resmi berakhir, Minggu (11/10) di GOR CLS, Jl Kertajaya Indah Timur I No.1, Surabaya, Jawa Timur, dengan menetapkan Tim Akatsuki sebagai Juara Umum Pertama. Tim gabungan atlet senior dan tingkat SMA ini sukses mendominasi perolehan medali dengan mengumpulkan 16 medali emas, 13 perak, dan 5 perunggu.

Sementara itu, posisi Juara Umum 2 diraih oleh Tim SSP (Shotokai Surabaya Prestasi) mengumpulkan medali 10 emas, 14 perak, dan 12 perunggu. Diketahui, SSP adalah Juara Umum Pertama Kejurnas Karate Pemprov Jatim III tahun 2025 lalu di Gresik. Selanjutnya di posisi ketiga tahun ini, yakni Inkai Jember dengan perolehan 10 medali emas, 4 perak, dan 3 perunggu.

Example 300x600

Ketua Panitia Penyelenggara, Ignatius Joshua Kandou, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan gelaran ini. Kendati demikian, ia menuturkan bahwa panitia akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan untuk penyelenggaraan di masa mendatang.

“Secara pribadi, saya merasa masih ada kekurangan. Pencapaian dan target perhelatan ini saya rasa masih di angka 75%. Masih banyak pengembangan yang bisa kami lakukan, mulai dari kemasan hingga tata kelola penyelenggaraan,” ujar Joshua, bintang karate nasional peraih Perunggu ASIAN Games 2023 dan Emas SEA Games 2025 lalu.

READ  Gempita Pawai Ogoh-ogoh Sambut Nyepi di Surabaya

Menurutnya, salah satu poin evaluasi utama adalah kapasitas venue pertandingan. Pada hari kedua, yang mana total kehadiran peserta beserta pendukung/keluarga atlet diperkirakan mencapai hampir 3.000 orang, sehingga diduga menyebabkan area gelanggang olahraga (GOR) hingga lahan parkir terisi penuh.

“Antusiasme dari seluruh peserta sangat tinggi dan di luar ekspektasi kami. Ke depan, masalah fasilitas dan tempat pertandingan akan lebih kami perhatikan agar seluruh elemen yang terlibat terakomodasi dengan matang,” tambah Pelatih Dojo Karate Jwon ini.

Kehadiran sejumlah atlet karate nasional dalam kejuaraan ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Panitia berharap kehadiran para atlet nasional tersebut dapat menularkan semangat persaingan sehat dan memotivasi atlet-atlet muda, khususnya dari Jawa Timur maupun luar daerah.

“Tujuan kami menghadirkan atlet timnas adalah agar semangat dan pengalaman mereka bisa menular. Harapannya, regenerasi prestasi karate Indonesia bisa berjalan lebih baik lagi di masa depan,” tukas Joshua, yang pada ajang kali ini dojo-nya tersangkut di urutan ke-7 dengan perolehan medali 5 emas, 5 perak, dan 7 perunggu.

Kejurnas Karate Pemprov Jatim
JUARA UMUM: Daftar Perolehan Medali Kejurnas Karate Pemprov Jatim IV 2026 di Surabaya. (Dok/SS)

Joshua Kandou dan Bintang Karate Nasional Jadi Magnet

Terpisah, Penasihat Panitia yang juga berprofesi sebagai seorang advokat, Dedy Prasetyo SH MH, menilai pelaksanaan Kejurnas Karate Pemprov Jatim berlangsung sukses dari tahun-tahun sebelumnya berkat Panitia mendorong untuk menaikkan kelas kejuaraan ini menjadi berskala nasional.

READ  Old Mans Bali Buka Suara Kisruh Akses ke Pura Batu Bolong

“Kesuksesan di Kejurnas Karate Pemprov Jatim yang pertama, kedua, dan ketiga membuat event ini harus naik kelas. Tahun ini kita berpacu pada kejuaraan nasional yang diikuti sedikitnya 1.800 peserta dari berbagai provinsi dan kabupaten,” ujar Dedy Prasetyo saat ditemui di sekitar GOR CLS.

Menurutnya, selain Ketua Panitia Ignatius Joshua Kandou, daya tarik kejurnas tahun ini semakin kuat dengan hadirnya sejumlah bintang karateka nasional peraih medali emas dan perunggu di ajang internasional seperti SEA Games, dan ASIAN Games, serta atlet-atlet bertaraf nasional lainnya. Di antaranya, Zigi Zaresta, Ceyco Georgia Zefanya, Nurmala Erlyawati (Blitar), dan Risky Romadhoni (Pamekasan).

“Kehadiran para bintang tersebut tidak hanya menambah daya tarik kompetisi, tetapi juga menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta muda untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan tingkat nasional maupun internasional di masa mendatang, seperti Kejurnas Forki, Kejurnas PPLP, hingga ajang internasional,” imbuh Dedy.

Ajang Seleksi Menuju Prestasi Lebih Tinggi

Diketahui, Kejurnas Karate Pemprov Jatim kali ini mempertandingkan dua kategori utama, yakni kategori Open dan kategori Pelajar. “Bibit-bibit unggul yang terjaring dari kompetisi di Jawa Timur ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur sekaligus ajang seleksi bagi program pembinaan pemerintah ke depan, baik melalui lembaga pendidikan maupun pembinaan prestasi olahraga,” jelasnya.

READ  INKAI Jawa Timur Apresiasi Kejurnas Karate Pemprov Jatim IV

Lebih lanjut, Dedy Prasetyo mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Ibu Gubernur bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jatim, serta Ketua-ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Karate) turut memberikan dukungan moral dan fasilitas, termasuk rencana penyerahan piagam penghargaan juara bagi para atlet berprestasi,” ungkapnya.

Di sisi lain, masih Dedy, Panitia juga memastikan bahwa seluruh proses administrasi dan legalitas terkait piagam penghargaan bagi para atlet pelajar peraih juara telah dikomunikasikan secara intensif dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), serta lembaga terkait lainnya melalui mekanisme penghargaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (Pusprenas/Pusat Prestasi Nasional).

“Dengan suksesnya penyelenggaraan Kejurnas Karate Open Piala Bergilir Pemprov Jatim IV 2026 ini, dunia karate Indonesia optimis dapat terus melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah dunia,” pungkasnya. (Harun)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page