Bantuan Pangan Beras Kota Mojokerto Kembali Disalurkan

Tahap ke-4 Sasar 14.373 KPM

Pemkot Mojokerto
Kadis DKPP Novi Rahardjo mewakili Wali Kota Mojokerto didampingi Kepala Perum Bulog Cabang Mojokerto, Muhammad Husin menyerahkan beras 30 kg kepada warga KPM, Senin (17/8/2026) pagi di Kelurahan Meri. (MS/HARUN)

Metro9Berita.co.id  Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto bersama Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan beras kepada keluarga/kelompok penerima manfaat (KPM), Senin (17/8/2026) pagi di kantor Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Program bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (BPN) ini merupakan tahap keempat tahun ini untuk periode Juli-September 2026.

Wali Kota Ika Puspitasari saat meninjau lokasi, mengatakan bahwa bantuan pangan kali ini untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September. “Jadi masing-masing KPM mendapatkan 30 kg beras,” katanya kepada awak media.

Tercatat ada sebanyak 14.373 KPM se-Kota Mojokerto yang berada pada desil 1 sampai dengan desil 4 akan menerima bantuan pangan Perum Bulog. Untuk proses penyaluran dilakukan serentak mulai 13 sampai nanti terakhir 23 Agustus di masing-masing kelurahan.

Example 300x600

Selain itu, Ning Ita, sapaan wali kota, menginginkan capaian untuk perekaman IKD (identitas kependudukan digital) warga Kota Mojokerto bisa 100% hingga akhir 2026 ini. Sehingga berikutnya dapat membuat program-program yang ditautkan antar satu program dengan program yang lainnya ketika perekaman IKD ini sudah 100%. 

“Perekaman IKD kami lakukan bersamaan dengan berbagai program yang ada di Kota Mojokerto. Setiap ada kegiatan pengumpulan massa, maka tim IKD dan Perlinsos akan turun secara langsung di masing-masing titik tersebut. Untuk percepatan perekaman target IKD 100%,” timpalnya.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Mojokerto, Muhammad Husin menyampaikan ucapan terima kasih kepada wali kota yang berkenan hadir melakukan launching kegiatan penyaluran bantuan pangan beras untuk periode alokasi bulan Juli sampai dengan September tahun ini. 

“Alhamdulillah bu wali berkenan hadir memberikan bantuan beras kepada warga Kota Mojokerto. Di sini kami didampingi dari dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP), hadir juga pak kadis dan bu kabidnya. Jadi periode kali ini Perum Bulog memberikan bantuan pangan sebanyak 14.373 penerima. Kemudian untuk Kecamatan Kranggan sebanyak 3.461 penerima, sedangkan untuk Kelurahan Meri sebanyak 721 penerima,” jelasnya.

READ  Bahaya 'Ngelem' dan Ancaman Nyata Produktivitas Remaja

Husin menambahkan, bahwa untuk kesempatan kali ini bantuan hanya berupa beras. “Kalau periode sebelumnya kan ada minyak ya, kali ini beras. Penerima mendapatkan sebanyak 10 kg. Jadi untuk periode kali ini karena tiga bulan, jadi tiap penerima menerima beras sebanyak 30 kg,” ungkapnya.

Sementara untuk pendataan para penerima itu berdasarkan data dari Dinsos Kementerian Sosial RI. “Nah, kalau memang ada usulan sekiranya itu masuk dalam desilnya, bisa diusulkan melalui kelurahan masing-masing berjenjang ya. Mulai kelurahan, kecamatan, kemudian dinas sosial, nantinya sampai ke kementerian sosial,” terangnya.

Menambahkan, Kadis DKPP Kota Mojokerto, Novi Rahardjo, bahwa data penerima bantuan berawal dari rekam IKD. Di mana telah menjadi target nasional, semuanya harus teridentifikasi di dalam aplikasi data digital. 

READ  Hore! Seluruh Pegawai di Lingkungan Pemkot Mojokerto Dapat THR

Pak lurah Meri dan tidak hanya Meri, semuanya nanti setiap kali ada kegiatan mobilisasi massa, maka itu menjadi salah satu SOP. Itu kita lihat sebelum diterimakan, teman-teman itu dicek, apakah sudah termasuk di IKD-nya, clear maksudnya clear itu sudah tuntas atau belum,” tuturnya.

Bagi yang belum menerima bantuan, itu bisa melakukan pengusulan mandiri melalui aplikasi IKD. “Jadi nanti siapapun yang ingin mengusulkan desil berapa, misalnya dari desil A menjadi desil B, B ke A, itu nanti dia bisa mengusulkan mandiri lewat aplikasi kalau memang dia sudah terdaftar di IKD atau P3KE (data kesejahteraan sosial,red),” urai Rahardjo. 

Sejauh ini, masih kadis DKPP, sudah masuk usulan, dan terus berkembang, namun belum mengetahui jumlahnya berapa, bagi mereka yang sudah mengaktifkan (IKD). Aktivasi sudah dimulai kurang lebih 2 bulan ini. Dan Mojokerto sudah lebih dari separuh, 50% lebih untuk semua warga. 

“Saat ini belum bisa diketahui data pasti karena ini masih berproses.Tapi monggo mungkin berkoordinasi dengan dinsos, karena dinsos menjadi pengampu dari IKD dan P3KE ini,” tandasnya.

Di kesempatan itu, Fauzan Hadiyan Ichsan, Lurah Meri, menjelaskan antusias warga penerima manfaat. “Alhamdulillah untuk penyaluran bantuan di Kelurahan Meri berjalan kondusif. Alhamdulillah semuanya senang mendapatkan bantuan. Sekarang juga atas arahan ibu Wali Kota Mojokerto di Kelurahan Meri kita membuka posko IKD dan Perlinsos. Karena arahan beliau kita target untuk Kota Mojokerto harus 100%,” bebernya. 

READ  Surat Warga Bali ke Kejagung Bongkar Dugaan ‘Jual Beli’ Jabatan

Masih Fauzan, nanti ketika KPM yang mendapatkan bantuan itu wajib untuk IKD dan Perlinsos dulu, sehingga bisa membantu pencapaian target Kota Mojokerto. “Dan alhamdulillah bisa dilihat sendiri antusiasnya luar biasa dan setiap warga juga melewati proses dari mulai pendaftaran, kemudian absen, kemudian dicek IKD dan Perlinsos, kemudian menerima bantuan (beras),” ujarnya 

Untuk pendataan ini, pihaknya sudah mulai hampir dua bulan. “Alhamdulillah kita sudah menyentuh di angka 4.000 jiwa. Terus kemudian di untuk Perlinsos-nya kita sudah hampir sekitar 1.000 KK lebih, hampir 53%. Kalau untuk IKD kami sudah mendekati 50%,” jabarnya.

Upaya optimal juga dilakukan dengan buka tiap hari pelayanan di Kelurahan Meri. Bahkan, Sabtu, Minggu jemput bola di setiap lingkungan RT RW sampai pukul 10 malam melakukan pelayanan. 

“Kalau dua minggu kemarin kita di lingkungan RW, kemudian dua minggu terakhir ini, kita di lingkungan RT. Tapi juga tiap hari buka di Kelurahan di jam kerja. Sesuai arahan, kita juga melakukan jemput bola, dan alhamdulillah masyarakat antusias dan semangat untuk IKD dan Perlinsos,” pungkasnya. (adv/har)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page