Perubahan APBD Kota Mojokerto TA 2026 Disepakati

Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

LOGO METRO SEMBILAN (NEW)
APBD Kota Mojokerto
APBD: Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dan pimpinan DPRD menunjukkan nota kesepakatan, Rabu (2/9). (MS/IST)

Metro9Berita.co.id – Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut dicapai dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto dalam rangka pengambilan keputusan atas Raperda Perubahan APBD TA 2026, Rabu (2/9).

Dalam perubahan APBD Kota Mojokerto 2026, proyeksi pendapatan daerah direncanakan menjadi sebesar Rp862.079.327.043,25. Sementara itu, proyeksi belanja daerah mengalami kenaikan sebesar Rp84.848.776.657,44, sehingga menjadi Rp953.329.054.123,82.

Example 300x600

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Mojokerto atas sumbangan pemikiran serta kerja sama yang terjalin selama proses pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

READ  Wisata Religi Sunan Ampel Darurat Anjal dan Pengemis

“Atas nama Pemerintah Kota Mojokerto, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kota Mojokerto atas sumbangan pemikiran serta kerja sama yang baik dalam proses pembahasan yang dinamis bersama TAPD Kota Mojokerto, dari awal hingga dicapainya kesepakatan,” kata Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Ning Ita menyampaikan seluruh tahapan pembahasan hingga tercapainya kesepakatan merupakan bagian dari sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan kebijakan anggaran yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Saya percaya semua proses ini adalah bagian dari upaya kita dalam bersinergi menuju kebaikan bagi kepentingan masyarakat Kota Mojokerto,” tuturnya.

READ  Mobil Plat Merah di Jombang Bukan Aset Pemkot Surabaya

Dengan disepakatinya Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Wali Kota berharap terdapat kesamaan persepsi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan disepakatinya rancangan perubahan APBD Kota Mojokerto tahun anggaran 2026, saya berharap kita memiliki kesamaan persepsi untuk meningkatkan kualitas dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya, Rancangan Perubahan APBD TA 2026 akan memasuki tahapan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. (*)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page