Metro9Berita.co.id – Kick Off Bola Gembira FIFA World Cup 2026 menjadi ajang sejumlah legenda timnas sepak bola Indonesia dan Persebaya asal Surabaya untuk pamer skill kontrol bola yang aduhai. Hal ini tampak pada acara launching serentak TVRI Official Broadcast Piala Dunia di depan Hotel Majapahit, Jalan Tunjungan, Minggu pagi (1/2) kemarin.
Datang menurut undangan, di antaranya Yusuf Ekodono, Seger Sutrisno, Totok Risantono, dan Anang Ma’ruf. Di hadapan masyarakat yang menyaksikan jalannya acara, para legenda bersama anak-anak SSB dan futsal Unika melakukan aksi juggling yang mengundang decak kagum warga Surabaya dan Jawa Timur yang hadir maupun menikmati car free day (CFD).
Namun ada juga legenda yang mendukung performa mereka dari kejauhan, di antaranya Ali Mashuda, Maura Helly, hingga Usnadi.
Setelah acara, legenda Yusuf Ekodono mengucapkan syukur alhamdulillah. “Saya ucapkan terima kasih khususnya kepada Bapak Presiden, karena TVRI menjadi official broadcast Piala Dunia. Jadi setidaknya nanti bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia sampai ke pelosok,” katanya.
Menurutnya, klau bukan TVRI, mungkin tayangannya terbatas di kanal tertentu (berbayar,red), tapi karena TVRI bisa menjangkau sampai ke pelosok, khususnya generasi muda. “Nantinya juga terinspirasi untuk menjadi pemain sepak bola yang bisa berbicara hingga tingkat dunia,” tuturnya
Sebagai legenda yang pernah mengangkat trofi untuk timnas Indonesia, tak lupa, sosok ayah yang juga sukses membina anak-anaknya menjadi pemain bola ini memberikan tips agar bisa menjadi pemain sepak bola. “Memang inspirasi untuk menjadi pemain itu harus melalui proses. Selanjutnya harus memiliki mental yang kuat agar bisa menjadi pemain,” bebernya.
Dalam artian, dia menjelaskan, ketika mendapat rintangan apapun tetap harus semangat berlatih. Supaya nantinya bisa menjadi pemain sepak bola. “Mental bertanding, mental pribadi. Misalkan saya tidak dimainkan, saya belum terpilih, tetap berlatih. Sehingga nantinya punya mental kuat yang akan menjadi kunci keberhasilan,” ungkapnya.
Kemudian dengan adanya Kick Off Bola Gembira, Yusuf yakin insyaallah 2030, Indonesia ke Piala Dunia. “Ini juga menjadi harapan saya, khususnya Ketua Umum PSSI Bapak Erick Thohir, setidaknya sudah dipersiapkan mulai sekarang, utamanya materi pemain,” tandasnya.
Sementara Seger Sutrisno senada. “Alhamdulillah semoga seterusnya TVRI tetap mendapatkan kepercayaan sebagai media ofisial Piala Dunia. Karena empat tahun sekali, sudah ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kick Off Bola Gembira terjadi di Jalan Tunjungan depan hotel bersejarah Yamato atau Majapahit. Saksi sejarah perjuangan kemerdekaan.
“Acara ini luar biasa antusiasnya tidak hanya Surabaya, tetapi juga masyarakat Jawa Timur ribuan tumplek-blek di Jalan Tunjungan. Mudah-mudahan terus mendapat kepercayaan menayangkan Piala Dunia,” terangnya.
Dengan adanya tayangan Piala Dunia, Seger juga berpesan kepada pemain-pemain muda, agar saat menonton mencoba memanfaatkan, tidak nonton golnya. Tapi cara bermain sesuai posisi masing-masing. “Karena sepak bola sekarang sangat menjanjikan, sebentar-sebentar PSSI (timnas), kalau dulu sulit menjadi pemain PSSI,” timpalnya.
Ia mencontohkan, ketika menonton, posisinya di lapangan bek, lantas apa kinerjanya. “Insyaallah akan menjadi pemain sepak bola top,” pesannya.
Diketahui, TVRI resmi mengumumkan sebagai saluran resmi Piala Dunia 2026 lewat kegiatan yang berlangsung di tengah-tengan acara car free day (CFD) Jalan Tunjungan.
Dalam kesempatan itu, Kadispora Jatim, M Hadi Wawan Guntoro mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa membuka langsung acara launching. Seperti tradisi ibu gubernur, kegiatan diawali dengan memberikan santunan anak yatim dan duafa.
Hadi menyampaikan, kalau ibu Khofifah menyambut baik dan bangga TVRI bisa menghadirkan hiburan rakyat, berupa siaran akbar Piala Dunia 2026 di kawasan Amerika Utara, yakni Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Ini pertama kalinya Piala Dunia berlangsung di tiga negara
“Nantinya dengan adanya siaran Piala Dunia, tentunya ada nonton bareng (nobar,red). Sehingga ekonomi khususnya di Jawa Timur bisa tumbuh menambah kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selain itu, juga bisa menginspirasi anak-anak Indonesia, bisa berprestasi di kancah internasional. “Ibu menyampaikan salam hormat, salam sehat, membawa Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara, bisa terus berkembang, dan sejahtera,” pesan Hadi.
Ia menambahkan, Kick Off Bola Gembira menjadi momentum penting untuk menumbuhkan mimpi dan semangat generasi muda melalui sepak bola.
Sementara Kepala TVRI Jawa Timur, Syalom Salombe, menjelaskan bahwa siaran TVRI menjangkau seluruh pelosok negeri. Hal ini sangat menguntungkan dari sisi ekonomi kerakyatan. Makanya pihaknya akan berupaya untuk menghapus blank spot khususnya di Jawa Timur. Supaya seluruh masyarakat dapat merasakan tayangan Piala Dunia.
Dari hasil pantauan, tampak hadir forkopimda, kepala PD, seperti Kadispendik Jatim, Aries Agung Paewai. Serta lintas instansi dan lintas generasi, termasuk ribuan warga Surabaya dan Jawa Timur, baik yang khusus hadir maupun yang menikmati kegiatan CFD masing-masing.
Tokoh olahraga juga tampak hadir, terpantau ada Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, kemudian Plt Ketua beserta pengurus Asprov PSSI Jatim, dan Raja Siahaan, disebut calon tunggal Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Timur.
Kemudian juga terlihat pembina olahraga dang pengusaha yang dikenal dermawan, Tatag Triwibowo, Direktur Auto Unika. Dia hadir bersama para legenda tersebut, juga anak-anak SSB dan futsal Unika yang unjuk skill di atas.
Kegiatan ini tak kalah dengan seremonial di Jakarta, denyut Bola Gembira, karena juga terasa kuat di Kota Pahlawan berkat kehadiran sejumlah legenda sepak bola nasional tersebut.
Menurut Syalom, kolaborasi lintas kota ini, menegaskan komitmen TVRI menghadirkan semangat Piala Dunia secara merata ke seluruh penjuru negeri. Bahwa Kick-Off Bola Gembira bukan hanya perayaan olahraga, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan hiburan publik yang inklusif, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Ketika masyarakat berkumpul, ekonomi lokal ikut bergerak dan kesejahteraan tumbuh bersama,” katanya.
Ia menambahkan, siaran Piala Dunia 2026 akan ditayangkan melalui TVRI Kanal Nasional dan TVRI Sport, agar dapat dinikmati masyarakat secara merata di seluruh Indonesia.
Selain di Jakarta dan Surabaya, Kick-Off Bola Gembira TVRI, juga digelar serentak di sejumlah kota lain, dan disiarkan melalui jaringan TVRI di seluruh provinsi. Sehingga kegiatan ini, sekaligus mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai perhelatan Kick-Off Piala Dunia serentak di berbagai daerah.
“Selamat menikmati kegembiraan Piala Dunia di kanal TVRI,” pungkas Syalom. (har)



















