Bupati Gresik Dampingi Mendag Resmikan Pasar Sidayu

Dorong Kebersihan Lewat Gernas Mapan dan Terapkan Transaksi Digital

Pasar Sidayu
Mendag RI, Budi Santoso membubuhkan tanda tangan disaksikan oleh Bupati Gus Yani saat meresmikan Pasar Sidayu, Gresik, Jumat (10/4/2026). (MS/Kmf)

GRESIK, Metro9Berita.co.id – Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, didampingi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, meresmikan revitalisasi pasar tematik industri Sidayu di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Jumat (10/4/2026). Revitalisasi ini bertujuan meningkatkan kenyamanan bertransaksi dan mendorong perekonomian lokal.

Pasar Sidayu ini terdapat 538 stan dan pedagang. Adapun komoditas yang dijual di antaranya barang kebutuhan pokok, sayuran, jajanan pasar, pakaian, sepatu, tas, dan peralatan rumah tangga. Peresmian pasar ini diharapkan memperkuat tata kelola pasar tradisional agar lebih bersih dan modern.

Pada kesempatan tersebut, Mendag Budi Santoso mengatakan, kebersihan pasar menjadi faktor penting agar pasar rakyat tetap menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, kondisi pasar yang bersih juga dapat mendorong aktivitas ekonomi dan wisata kuliner di kawasan pasar.

Example 300x600

Dikatakan, pemerintah menggencarkan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan), untuk menciptakan pasar rakyat yang bersih dan sehat guna meningkatkan kenyamanan serta menarik minat warga untuk berbelanja di pasar tradisional. Gerakan ini melibatkan kementerian perdagangan, kementerian lingkungan hidup, Polri dan pemerintah daerah.

READ  Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

“Kita ada namanya Gernas Mapan, gerakan nasional untuk membersihkan pasar nasional. Jadi kita ingin pasar-pasar tradisional itu harus bersih, tidak becek, tidak bau,” harapnya

Mendag Budi Santoso juga mengajak masyarakat untuk mendukung Gernas Mapan. Gerakan ini dirancang untuk mengubah wajah pasar tradisional di seluruh Indonesia, dimulai dari perilaku pedagang hingga pemenuhan sarana kebersihan.

“Peningkatan kebersihan pasar tidak hanya berdampak pada kesehatan lingkungan. Tetapi juga berpotensi meningkatkan jumlah pengunjung dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional,” tutur Mendag Budi.

Mendag juga mendorong agar pasar rakyat mulai beradaptasi dengan ekosistem digital. Ia menjelaskan, bahwa di era digital, pedagang pasar harus mulai belajar berjualan secara daring (online) untuk menjangkau konsumen yang memilih berbelanja dari rumah. Perpaduan antara pembeli yang datang langsung dan pembeli daring akan meningkatkan pendapatan pedagang.

READ  Shelter Kalayang T2 Kereta Layang Bandara Soetta

“Pasar ini memiliki unsur cagar budaya dan potensi wisata kuliner. Syarat utamanya adalah harus bersih dan tidak bau. Kita ajarkan pasar rakyat untuk berjualan online agar bisa bersaing dan mengikuti perkembangan teknologi yang ada,” harapnya.

“Kami tidak hanya membangun fisik, tapi juga manajemen sampahnya harus dikelola dengan baik. Saya juga mengapresiasi harga kebutuhan pokok di sini yang terjaga dengan baik, harapannya stabilitas ini terus dipertahankan,” tandasnya.

Di tempat sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menambahkan, pasar tematik industri Sidayu menjadi pusat perekonomian di wilayah utara yang mengampu dari Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Dukun dan Bungah.

“Revitalisasi pasar ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemendag Tahun Anggaran (TA) 2025 senilai Rp30 miliar,” ucapnya.

Bupati Yani menjelaskan, revitalisasi ini menghadirkan fasilitas baru yang sebelumnya belum ada, seperti ruang terbuka hijau yang memberikan kenyamanan dan kesejukan. Serta plaza yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang pameran dan kegiatan masyarakat.

READ  Kapolres Mojokerto Tinjau Objek Wisata di Libur Lebaran

“Saya berharap, dengan bangunan yang lebih representatif ini pedagang dan pembeli bisa lebih nyaman dalam melakukan transaksi. Revitalisasi tersebut diharapkan, menjadi ikon baru perekonomian Gresik, dan mendukung keberlanjutan UMKM sekaligus memperkuat peran pasar di era digital,” singkatnya.

Menteri perdagangan didampingi Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Asluchul Alif memborong sejumlah bahan pokok di Pasar Sidayu. Tak tanggung-tanggung Mendag Budi Santoso membeli telur, cabai, sayur hingga minyak sebelum prosesi peresmian pasar yang dikenal warga Gresik utara sebagai Pasar Pahing. Tak hanya memborong sejumlah bahan pokok, Budi Santoso juga menyempatkan berkeliling meninjau pasar.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres AKBP Ramadhan Nasution, Sekdakab Achmad Washil Miftahul Rachman, serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik. (*/dvd)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page