SURABAYA, Metro9Berita.co.id – Diler otomotif Arista Group menggelar acara buka bersama dengan anak yatim serentak seluruh kantor cabang di Indonesia. Sementara untuk Surabaya terpusat di Kantor Cabang BYD Kenjeran, Kamis petang (5/3/2026).
Kegiatan buka bersama Arista Group diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran. Kemudian tausiyah singkat dari Yayasan Al Jihad Surabaya dan pemberian santunan anak yatim.
Selanjutnya sembari menunggu adzan Maghrib, oleh pembawa acara diadakan kuis untuk karyawan BYD dan anak yatim. Sampai waktu berbuka tiba dengan menu bergizi prasmanan. Tampak jelas anak-anak sangat gembira penuh suka cita.
Yudi Sutanto Kepala Cabang BYD Arista Kenjeran Surabaya menyambut baik kehadiran anak-anak yatim dari Yayasan Al Jihad Surabaya. Juga rekan-rekan media, dan seluruh kepala cabang Arista Group khususnya di Surabaya.
“Acara bukan sekedar buka puasa bersama, tetapi juga untuk meningkatkan solidaritas di antara sesama. Bisa berbagi dengan sesama dan menjalin silaturahmi. Semoga acara ibadah ini bisa membawa berkah, dan semoga Tuhan membalas kebaikan ini melipatgandakan pahala dan rezeki,” sambutannya saat membuka acara.
Menambahkan, Yansen Tan Operational Manager Arista Group Jatim, Chairman Arista Group Hartono Sohor mengadakan buka puasa bersama secara serentak di seluruh kantor cabang se-Indonesia. Kebetulan untuk Surabaya terpusat di BYD Kenjeran.
“Dengan buka puasa bersama Arista Group ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Namun ada beberapa kota itu dengan mendatangi tempat pantinya. Kalau memungkinkan buka puasanya di panti,” katanya.
Menyinggung trend mobil listrik, dia mengaku kalau terus naik. Apalagi isu saat ini adanya keterbatasan BBM. Sehingga masyarakat mulai berpikir, terutama kabar perang di Timur Tengah, juga berpengaruh.
“Dikatakan isu harga BBM Rp25 ribu lah, pak menteri juga mengatakan stok BBM hanya 20 hari. Dari sini masyarakat mulai berpikir takut bahan bakar semakin mahal,” tuturnya.
Karena itu masyarakat seharusnya lebih smart, dengan mobil listrik ini, jauh lebih hemat dan efisien. Hal ini sudah dibuktikan Yansen Tan langsung dengan mengendarai mobil listriknya, dia mampu melahap tanjakan curam pegunungan, serta terbukti sukses menempuh jarak Surabaya-Jakarta hanya sekali pengisian durasi satu jam saja saat di rest area.
“Harga jual kembali mobil listrik juga bagus. Tapi yang terpenting adalah masyarakat mulai sadar, menekan polusi. Mungkin lima tahun ke depan kalau ada 50% mobil listrik telah beroperasi. Maka itu baru terasa dampak penurunan polusi,” bebernya.
Di sisi lain, Ustazah Naili membawa 40 anak-anak yatim dari PA Al Jihad Surabaya, Jemursari Utara. Di mana terdapat pesantren untuk mahasiswa, juga panti asuhan, dan TPQ. Sehingga terdiri dari 20 anak pondok dan 20 anak yatim-piatu dari warga sekitar panti.
“Yang dirasakan undangan ini bersyukur. Adik-adik juga sangat senang yang hadir. Semoga rezeki yang sudah diberikan bisa kembali berlipat ganda,” ujarnya.
Dia berharap, dengan acara ini, semoga Arista Group makin jaya dan amanah. Kemudian staf dan pimpinannya diberikan kesehatan selalu. “Mobil listrik, adanya pembaruan (teknologi). Tampilan mobilnya juga bagus keren,” tandasnya. (Adv/Harun)















