Pengurus KONI Jatim 2025-2029 Resmi Dilantik Marciano Norman

Avatar photo
KONI Jatim
Pengurus KONI Jatim resmi dilantik Marciano, Ketua KONI Pusat di Surabaya, Selasa (10/2/2026). (Foto: MS/Humas)

SURABAYA, Metro9berita.co.idKetua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, resmi melantik kepengurusan KONI Jawa Timur periode 2025-2029 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa 10 Februari 2026.

Dalam pengukuhan ini, Marciano menyampaikan apresiasi atas kontribusi medali emas bagi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand. Di mana berdasar data, Jatim menyumbang 34 medali emas, 35 perak, dan 35 perunggu.

Example 300x600

Namun, dengan dominasi besar di ajang internasional. Menurutnya, KONI Jatim ke depan perlu mengevaluasi proses pembinaan karena selalu tertinggal pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Saya rasa dengan dominasi atlet Jatim pada Timnas harus jadi bahan evaluasi. Kalau di Timnas bisa jadi yang terbaik mengapa pada PON tidak bisa jadi yang terbaik,” tutur Marciano.

Ia yakin bahwa prestasi di Jatim bisa meningkat mengingat secara sumber daya manusia ada, kemudian dukungan sport science. Tinggal bagaimana menyusun dan mengeksekusi program dengan tepat sasaran.

READ  Oknum Kades Diduga Sunat BLT Kesra Rp400 Ribu?

Karena itu, Marciano mengingatkan kepada jajaran pengurus baru untuk menjaga soliditas dan kolaborasi dengan semua pihak.

“Koni tidak akan mampu melaksanakan tugasnya sendiri, KONI tidak akan mampu menjawab harapan masyarakat Jawa Timur sendiri. Oleh karenanya, seluruh pemangku kepentingan saya harapkan dukungan penuh kolaborasi sinergitas dari semua pihak. Dengan dukungan ini saya harapkan akan menghasilkan prestasi yang baik untuk Jatim,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan, kepengurusan baru KONI Jatim memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem olahraga daerah sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi agenda besar olahraga nasional maupun internasional. Salah satunya yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

READ  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Untuk itu, ia menegaskan komitmen jajaran forkopimda untuk mendukung proses pembinaan yang dilakukan KONI dalam meningkatkan prestasi atlet.

“Ada semangat luar biasa bagaimana Nusa Tenggara menjadi tuan rumah. Tentu kita support karena memang pengembangan-pengembangan di area-area tertentu, seperti cabor dimana kita sempat kehilangan medali sebelumnya, akan menjadi kekuatan Jawa Timur,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar dalam proses pembinaan atlet selalu menerapkan sport science. Dengan pendekatan ilmiah ini diharapkan pembinaan yang dilakukan terukur dan tepat sasaran.

Selain aspek teknis, Khofifah juga menekankan pentingnya membangun budaya dan lingkungan yang menyemarakkan semangat olahraga sejak dini.

“Saya pernah ke Porto Alegre, kota kelahiran Ronaldo, dan di sana nenek-nenek pun main bola. Jadi bola itu adalah sebuah industri dan kultur di sana. Mungkin kita bisa menjadikan ini momentum dan referensi untuk membangun semangat olahraga di generasi penerus,” ungkapnya.

READ  Kisruh KBI Jatim Memanas, Muncul Desakan Musprovlub

 

Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil dalam kesempatan yang sama menegaskan pentingnya sinergi antara KONI pusat, KONI provinsi, KONI kabupaten/kota, serta pemerintah pusat dan daerah dalam membangun prestasi olahraga

Ia mengatakan, KONI Jatim siap bersinergi penuh dengan Pemprov Jawa Timur di bawah sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk membawa nama baik Jatim melalui prestasi olahraga.

“Untuk itu, KONI Jatim adalah orangnya Gubernur. Artinya, harus selalu bekerjasama dan bersinergi. Kita punya tanggung jawab moral untuk membawa nama baik Jatim melalui olahraga. Apalagi Jawa Timur juga punya andil besar, karena pada Sea Games ini, Jatim menjadi penyumbang emas terbanyak,” kata Nabil. (*)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page