Ning Ita Sosialisasikan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Safari Ramadan

Avatar photo
Ning Ita
Ning Ita Wali Kota Mojokerto Safari Ramadan di Masjid Al Mubarok, Blooto, Selasa (10/3/2026) malam. (MS/Kominfo)

MOJOKERTO KOTA (Metro9) – Ning Ita sapaan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari masif mengajak masyarakat mulai mengelola dan memilah sampah sejak dari rumah tangga sebagai langkah awal mencegah persoalan lingkungan, salah satunya potensi banjir di wilayah permukiman. Ajakan ini Ning Ita sampaikan pada kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Mubarok, Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Selasa (10/3/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Ning Ita menegaskan bahwa persoalan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat memperparah risiko banjir, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi di Jawa Timur.

READ  Gubernur Khofifah Salurkan Bansos dan Tali Asih Senilai Rp5,26 M

“Kondisi Jawa Timur saat ini masih dalam status siaga satu potensi bencana. Karena itu saya titip kepada masyarakat, jangan membuang sampah sembarangan. Kelola sampah dengan baik sejak dari rumah tangga dan jangan membuangnya ke sungai atau selokan,” kata Ning Ita.

Example 300x600

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki kerentanan terhadap banjir karena terdapat sejumlah aliran sungai yang melintasi wilayah kota. Jika hujan dengan intensitas tinggi terjadi di daerah hulu dalam waktu lama, air yang mengalir ke wilayah kota berpotensi meluap.

READ  Wagub Emil Terima Kunjungan Kedutaan Besar Inggris

“Kalau di wilayah hulu hujannya tinggi dalam waktu lama, maka aliran air ke Kota Mojokerto bisa meningkat dan berpotensi meluap. Karena itu, menjaga kebersihan saluran air dari sampah menjadi tanggung jawab bersama,” tuturnya.

Selain menyampaikan pesan terkait pengelolaan sampah, Safari Ramadan juga dimanfaatkan Pemkot Mojokerto untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat.

Ning Ita mengatakan pembangunan kota tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga unsur TNI, Polri, dan instansi vertikal lainnya.

READ  Jual Bubuk Petasan, Dua Warga Sidoarjo Terancam 15 Tahun Bui

“Proses pembangunan Kota Mojokerto tidak bisa dilakukan Pemkot sendirian. Kami membutuhkan sinergi dengan TNI, Polri, instansi vertikal, dan yang paling penting masyarakat sebagai bagian dari pembangunan kota,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga menyerahkan bantuan hibah untuk Masjid Al Mubarok sebesar Rp35 juta. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ning Ita kepada pengurus masjid untuk mendukung kegiatan keagamaan dan perawatan tempat ibadah. (*)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page