Mercedes Benz Tiger Club Surabaya Gelar Anniversary ke-20

Identik Auto Unika Mekanik

Mercedes Benz Tiger Club
Mercedes Benz Tiger Club (MTC) Surabaya Chapter merayakan anniversary ke-20, Minggu (15/3/2026) sore di Kafe Tengah Kota, Jalan Sumatera. (MS/Harun)

SURABAYA, Metro9Berita.co.id – Hujan angin mengguyur setiap sudut Kota Surabaya memasuki waktu shalat Ashar sekitar pukul 15.00 WIB. Namun hal ini tidak mengurangi semangat 40 member komunitas otomotif Mercedes Benz Tiger Club (MTC) Surabaya Chapter untuk merayakan anniversary ke-20, Minggu (15/3/2026) di Kafe Tengah Kota (Kateko), Jalan Sulawesi, Surabaya.

Kendati demikian tidak semua anggota datang langsung ke lokasi acara perayaan. Karena selain faktor cuaca ekstrem, juga sebagian berhalangan kesibukan lain. Menurut Ketua MTC Surabaya Chapter, Husein wajar dalam komunitas saat ada yang tidak datang langsung.

Dari pantauan awak media, panggung utama, juga tidak bisa dipakai acara, sebab tidak ada atapnya. Tapi langsung di bawah pepohonan rindang, sehingga terguyur hujan. Makanya panitia berinisiatif untuk memindahkan ke tempat buka bersama (bukber).

Example 300x600

Mengawali acara dengan doa bersama dilanjutkan pemotongan tumpeng dengan diiringi lagu populer Selamat Ulang Tahun karya grup band Jamrud.

Support Auto Unika Mekanik

Masih dalam suasana bulan puasa, anniversary juga dirangkai dengan acara bukber yang sudah menjadi tradisi Ramadan. Tak ketinggalan sponsor utama Auto Unika Mekanik konsisten memberikan support.

Bahkan Husein mengatakan mulai menjabat ketua MTC Surabaya Chapter 2017 sampai sekarang tak lepas dari dukungan Unika. Apakah itu acara kecil maupun tingkat nasional seperti jambore.

Sementara anggota MTC ini mereka kolektor mercy jenis Tiger keluaran tahun 1976-1986 rata-rata.

Selain anggota, terlihat hadir tamu VIP undangan dari pusat, yakni Wasekjen Michael Chang dari MBC INA (Mercedes-Benz Club Indonesia). Selanjutnya Executive Vice Presiden (EVP) membawahi area Indonesia Timur, Ferry Kinclong, serta Edwin selaku VPR Jawa Timur.

READ  Bazar Unika dan Lomba Merpati Meriahkan Hari Pahlawan

“Ada undangan 18 club mercy regional Jawa Timur, tapi tidak semua hadir karena cuaca. Sedangkan yang hadir terpantau dari Jember, Madiun, dan Surabaya,” terang Husein.

Dia menambahkan, sebetulnya anniversary MTC ini tanggal 12 Maret, namun baru dirayakan. Sebab bertepatan hari kerja, khawatir lebih banyak lagi yang tidak datang.

Masa Bakti Ketua MTC Husein Habis

Selanjutnya Husein juga mulai menyiapkan tahapan pemilihan ketua lagi, yakni usai Lebaran. “Nanti dibentuk komisi pemilihan lalu demisioner, sampai dilakukan pemilihan. Tidak tahu nanti apa masih dipercaya atau lahir pemimpin baru,” ujarnya.

Masa bakti Husein sudah berakhir, tapi melihat situasi, baru setelah Lebaran bisa mengadakan pemilihan. “Anggota kalau tidak hadir sebetulnya tidak ada kaitannya masalah ekonomi global saat ini, tapi memang ada kendala. Karena Jawa Timur itu solid setiap ada acara selalu datang. Intinya mereka selalu hadir setiap diundang,” tandasnya.

Keuntungan Menjadi Member Klub

Di sisi lain, masih Husein, ada banyak manfaat atau sisi positif ikut komunitas terutama mobil kuno kayak MTC. Kebanyakan takutnya, malu mobilnya jelek, tidak sesuai spek.Tapi sisi positifnya banyak ikut klub, contohnya pas touring ke Boyolali ada anggota mesinnya overheat itu kita telpon jaringan di situ sehingga datang bantuan.

READ  Sapa Pemudik, BKKBN Jatim Buka Posko di Rest Area Gresik

“Dalam hitungan menit mereka datang membantu sampai mesin hidup lagi. Kedua masalah sparepart saya rasa tidak ada masalah baik second maupun bintang nomor satu semuanya ada tersedia, tinggal menghitung bujet saja. Sudah ada link-nya,” bebernya.

Kalau masalah iuran juga sifatnya tahunan tidak perlu takut, jelas Husein. Karena kalau sudah tahu itu jauh lebih banyak manfaatnya.

Suka Duka Menjadi Ketua MTC Identik Unika

Soal suka duka, sambung Husein, ya dukanya kalau ada acara member yang datang tidak banyak. Tapi dia juga tidak bisa menyalahkan, karena mungkin punya kesibukan yang tidak bisa diganggu gugat. 

“Sukanya waktu touring bareng. Seperti saat disupport Unika keliling pulau Madura, ke Solo, itu dari nol, bantuan ke setiap peserta. Bahkan saat jambore di Yogyakarta mungkin per unit dapat berapa, dan banyak yang lain. Cuma peserta tidak diberitahu dulu, khawatir kalau nggak ada support terus nggak datang,” urainya.

Makanya pas perjalanan itu baru dia kasih tahu kalau ada support, sifatya surprise. “Karenanya kami sudah komitmen dengan member dan pengurus. Ada tidaknya support Unika, maka logonya tetap kita pasang. Karena sudah bisa dibilang identik dan sudah banyak support sebelumnya,” kenang Husein.

Istilahnya, Unika ini sudah menjadi bagian dan identik sudah lama kasih support baik acara kecil-kecilan maupun yang sifatnya nasional. Klub-klub luar Jawa Timur juga pernah merasakan support Unika ini.

“Harapannya yang jelas selalu guyub solid menjadi keinginan setiap klub dan Unika tidak pernah lelah mendukung. Apalagi Pak Tatag Triwibowo (Direktur Unika) sendiri juga member dari MTC kita, jadi tidak ada jarak dengan Unika,” tegas Husein.

READ  Sayfullah Kader Angkat GU dari Degradasi, Ini Cerita Attitudo

Kesan Member MTC Surabaya Chapter

Salah satu member MTC Surabaya Chapter, Wiyanto Wijaya yang mengaku sudah menjadi anggota selama 5 tahun, bahwa di grup WA cukup guyub dan berfungsi walaupun dia tidak terlalu aktif. Tetapi katanya, Husein sebagai ketua cukup mengayomi anggotanya. Setiap paling lama dua hari selalu aktif grupnya.

“Manfaat ikut klub ini banyak link, saling tukar pikiran. Dan rata-rata anggotanya usia 40 keatas, sehingga cocok dengan usia saya. Sangat cocok di sini,” kesannya.

Oleh karena itu, dalam kesempatan berbahagia ini, dia sekaligus mengundang anggota MTC Surabaya Chapter untuk bermain mini soccer dan padel ke Pilar Sport Center miliknya di kawasan Lingkar Timur Sidoarjo. Waktunya tanggal 25-31 Maret. Tapi soal jam masih koordinasi dengan Ketua Husein.

“Kita bangun jaringan dan link lebih banyak lagi lewat olahraga mini soccer dan padel yang lagi tren,” ujarnya.

Selanjutnya ia juga berharap agar MTC semakin berkembang. Karena dia melihat cukup banyak anggota yang mulai pasif, dan mobilnya sudah terjual dan lain sebagainya. “Manfaat lainnya bisa saling bertukar informasi terutama soal unit dan sparepart yang dijual,” pungkasnya. (Ads/Harun)

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page