SURABAYA, Metro9Berita.co.id – Sayfullah Kader menjadi pahlawan kemenangan, sekaligus memastikan Gresik United (GU), tetap bertahan di Liga 3 Nusantara 2025/26 berkat gol satu-satunya menit 77’. Ia melepaskan tendangan keras di dalam kotak penalti ke gawang Perseden Denpasar, Minggu (25/1/2026) sore di Std Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya.
Tentu saja gol Kader, sapaan Sayfullah Kader tersebut langsung disambut suka cita rekan-rekannya, juga tim pelatih dan ofisial. Pasalnya, selain meraih tiga poin, juga membuat GU merangsek ke ranking tiga papan tengah.
Dalam momentum itu, Pelatih GU, Andik Ardiansyah mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. “Alhamdulillah, anak-anak bermain luar biasa sampai menit akhir. Nggak ada kata lelah, saya acungi jempol,” katanya.
Kendati demikian, dia mengakui kalau hasil ini tidak sesuai target manajemen. Karena gagal ke Liga 2. Namun perbaikan musim depan hasil evaluasi musim ini yang perlahan terus membaik.
Attitudo Sport Management
Di tengah jalannya pertandingan, Imansyah ‘Nyong’ Hari Saidin, turut hadir menyaksikan langsung perjuangan anak-anak GU berusaha lepas dari zona degradasi. Tampak dari tribun penonton, Nyong juga merasakan ketegangan.
Penyebabnya, sedikitnya ada empat pemain yang dia ageni, ikut memperkuat skuad Laskar Joko Samudro. Salah satunya pahlawan kemenangan Sayfullah Kader tersebut. Makanya Nyong pun merasakan kelegaan dan kebahagiaan larut dalam euforia luar biasa.
Sebagai agen, bagaimana tidak bahagia, kalau pemainnya memberikan kontribusi terbaik. “Tentunya ikut senang GU sebagai mitra lolos dari degradasi. Apalagi ada pemain kami, Kader punya andil gol satu-satunya,” ujarnya kepada media ini, Senin (26/1) siang.
Imansyah Nyong lebih jauh menceritakan liku-liku mendatangkan sang pemain untuk Gresik United. “Sayfullah Kader adalah pemain yang saya datangkan saat kompetisi Liga 3 masa injury time. Alias pendaftaran pemain ditutup tinggal hitungan jam saja. Tidak mudah mendatangkan dia ke GU,” jelasnya.
Owner Attitudo Sport Management ini, membeberkan, penyebabnya terjadi miskomunikasi dengan si pemain. Sebab ternyata Kader tinggal dan ikut salah satu agen top di Indonesia, yaitu Bang Muly Munial dari Jakarta.
Sementara mendesak, si Kader ini, ia datangkan demi memenuhi kebutuhan tim Gresik United. Di mana waktu itu terjadi evaluasi menjelang kompetisi bergulir.
“Tapi alhamdulillah Bang Muly Munial sangat antusias, dan juga welcome sama saya. Lalu Bang Muly mengajak sekalian kerja sama,” ungkapnya.
Pengalaman unik bercampur tak percaya, sejujurnya, Nyong mengaku kalau Bang Muly ini adalah agen panutannya. “Sangat kebetulan sekali. Dan senang bisa bekerja sama dengan beliau. Semoga suatu saat nanti, saya juga bisa seperti beliau. Karena salah satu agen sukses di Indonesia,” pungkas Nyong. (adv/har)














